Tampilkan postingan dengan label Wilker Ulee Lheu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wilker Ulee Lheu. Tampilkan semua postingan
Senin, Agustus 18, 2025
KKP Banda Aceh
Cek Kesehatan Gratis, Wilker Ulee Lheu
Banda Aceh, 18 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan dan skrining penyakit menular serta tidak menular. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 18 Agustus 2025, bertempat di ruang tunggu keberangkatan penumpang Pelabuhan Laut Ulee Lheue, Banda Aceh.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pelabuhan, pelaku perjalanan, dan lintas sektor terhadap pentingnya deteksi dini berbagai penyakit, serta sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu pintu gerbang mobilitas manusia dan barang.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh, Bapak Ali Isha Wardhana, SKM, MKM, didampingi oleh Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Ulee Lheue, Bapak Pattimura, SKM, serta Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Alat Angkut dan Barang, Bapak Safrizal, SKM, MKM.
Dalam sambutannya, Bapak Ali Isha Wardhana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kontribusi Balai Kekarantinaan Kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan tangguh, khususnya di wilayah kerja pelabuhan laut. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat di wilayah pelabuhan yang memiliki potensi risiko penyebaran penyakit menular.
Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, suhu tubuh, saturasi oksigen, berat dan tinggi badan), serta pemeriksaan penyakit tidak menular seperti kadar glukosa darah, kolesterol total, dan asam urat. Selain itu, dilakukan pula skrining penyakit menular seperti HIV dan Tuberkulosis (TB) sebagai bentuk deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat sebanyak 107 orang mengikuti skrining kesehatan, terdiri dari pelaku perjalanan, stakeholder lintas sektor, dan masyarakat umum di sekitar pelabuhan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang secara berkala dilaksanakan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks karantina kesehatan di wilayah kerja pelabuhan dan pintu masuk negara lainnya.
Jumat, April 28, 2023
KKP Banda Aceh
Berita, mudik, situasi khusus, Wilker Bandara SIM, Wilker Meulaboh, Wilker Ulee Lheu
Tradisi mudik atau pulang sebentar menjelang hari raya idul fitri menjadi waktu yang sangat dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman. Dengan tingkat mobilisasi masyarakat yang cukup tinggi tersebut dikhawatirkan akan berpotensi terjadinya peningkatan penyakit menular, dan kasus lainnya seperti kecelakaan dan kasus akut penyakit lain.
Berikut ini perbandingan pengawasan orang dalam rangka penyelenggaraan kesehatan situasi khusus arus mudik - arus balik yang dilakukan oleh KKP Banda Aceh di tahun 2022 dan tahun 2023.
Tahun 2023 terjadi sedikit peningkatan sebanyak 2.590 orang dari tahun 2022, paling dominan dilewati para pemudik di lingkungan kerja KKP Banda Aceh adalah wilayah kerja Pelabuhan Ulee Lheue sebanyak 35.644 orang dan wilayah kerja Bandara Sultan Iskandar Muda sebanyak 24.535 orang. Jenis penyakit berdasarkan kunjungan pos kesehatan KKP Banda Aceh juga sedikit meningkat dari tahun sebelumnya, yang didominasi oleh penyakit Hipertensi.
Dalam mengantisispasi kelancaran arus mudik ini KKP Banda Aceh juga telah menyiapkan petugas kesehatan di seluruh wilayah kerjanya guna mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang melalui pemeriksaan kesehatan di pos kesehatan dan pemeriksaan alat angkut.
Dari data dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap alat angkut, orang dan barang selama periode mudik 2023 tidak ditemukan adanya faktor risiko penularan penyakit yang dapat menimbulkan penyakit karantina maupun potensial Wabah/KKM.
Terima kasih kepada seluruh petugas dan instansi terkait lainnya yang telah bekerja keras dalam mudik hari raya Idul Fitri tahun 2023, tetap semangat, Salam Sehat.
Infografis Harian dapat dilihat (klik disini)
Jumat, Maret 17, 2023
KKP Banda Aceh
Berita, KLW, Medevac, PKSE, Wilker Ulee Lheu
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh bersama tim SAR gabungan mengevakuasi Tubilan (L/27) warga negara Filipina yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Kargo Mv. Hong Fa Shang Hai berbendera Liberia, dalam kondisi meninggal dunia di perairan Selat Benggala Aceh, Jumat (17/3).
Korban mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pengecekan dan pekerjaan pada bagian haluan kapal dalam pelayaran dari Tianjin (China) menuju Matadi (Kongo).
Sekitar pukul 17.00 WIB kapten kapal MV. Hong Fa Shang Hai menghubungi SROP Sabang untuk meminta bantuan evakuasi korban, lalu informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Banda Aceh. Selanjutnya melakukan koordinasi dengan kapal tersebut untuk menentukan titik koordinat evakuasi korban.
Tim SAR gabungan tiba di titik evakuasi pada pukul 01.00 WIB, Jumat (17/3). Jenazah Korban dievakuasi ke KN. SAR Kresna 232 setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman dari penyakit berbahaya oleh Tim KKP Banda Aceh.
Rabu, Januari 04, 2023
KKP Banda Aceh
Covid-19, KLW, Medevac, PKSE, Wilker Ulee Lheu
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh Wilayah Kerja Pelabuhan laut Ulee Lheue Bersama Basarnas Aceh melakukan evakuasi seorang anak buah kapal (ABK) SM Santos, bernama Win Htut (52), warga negara Myanmar di Perairan Selat Benggala, Aceh Besar, Selasa (3/1) malam.
ABK kapal kargo berbendera Marshall itu dievakuasi karena mengalami sakit saat berlayar dari Argentina menuju Singapura. Saat berlayar dari Necochea, Argentina menuju Singapore, korban mengalami demam yang disertai sakit pada bagian dalam perut. Proses evakuasi itu dilakukan usai mendapatkan laporan tentang adanya awak kapal yang mengalami sakit. Pada pukul 21.35 WIB Tim KKP dan Rescue Basarnas Banda Aceh bersama unsur terkait bergerak ke lokasi evakuasi menggunakan KN SAR Kresna 232.
Pukul 21.55 Wib KN SAR Kresna 232 tiba serta sandar pada lambung kiri kapal SM Santos. Pemeriksaan awal dilakukan terhadap ABK tersebut dengan melakukan pemeriksaan Swab antigen, pemeriksaan suhu tubuh, SPO2, tekanan darah serta pemeriksaan fisik lainnya. Selanjutnya, pada pukul 23.15 WIB proses evakuasi selesai dilakukan. Lalu KN SAR Kresna 232 bergerak dari titik medevac menuju pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Pukul 23.30 Wib Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, selanjutnya korban dibawa menuju rumah sakit Fakinah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Jumat, Maret 29, 2019
KKP Banda Aceh
Berita, PKSE, Wilker Ulee Lheu
Workshop peningkatan kapasitas petugas Tim Gerak Cepat (TGC) Pengendalian Penyakit Berpotensi KLB di Pintu masuk Negara diselenggarakan oleh Seksi pengendalian Karantina dan SE Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh di Hotel Grand Permata Hati Ulee Lheue Banda Aceh pada Hari kamis 28 Maret 2018
Workshop TGC ini sebagai kesiapan TEAM Petugas dalam menanggani kasus penyakit Karantina (PHEIC) di pintu masuk Negara,kegiatan ini di hadiri oleh lintas sektor dan Program yaitu Pemda,Dinkes, TNI/Polri, Basarnas, ,Imigrasi,Syahbandar,keagenan kapal dan lintas sector lainnya.
Fungsi dari TGC adalah terlaksananya cegat tangkal penyakit berpotensi wabah untuk melindungi masyarakat dari penyakit wabah. Mendeteksi kasus penularan penyakit, mengetahui kasus penyebaran penyakit dan melakukan respon cepat terhadap kasus penyakit serta memastikan tidak terjadinya transmisi penyakit dari dalam keluar daerah.
Pada kesempatan itu juga turut mengundang Narasumber yang memberikan Materi tentang Identifikasi Penyusunan SOP TGC oleh Ibu Herlina, SKM, MPH.
Langganan:
Postingan (Atom)















