- Jemaah diharapkan tetap menyimpan Buku Kesehatan Jemaah Haji (BKJH) yang didalamnya terdapat Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH) dan mengembalikan kepada petugas kesehatan di Puskesmas dalam 14 hari setelah sampai di rumah.
- Jika ada masalah kesehatan, terutama demam batuk pilek segera menghubungi petugas kesehatan.
- Terus terapkan dan tingkatkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari hari dengan makan makanan bergizi untuk memulihkan stamina selepas perjalanan panjang. Istirahat cukup, teratur olahraga dan aktivitas fisik, periksa kesehatan teratur, dan minum obat sesuai anjuran dokter.
- Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dalam berhaji sehat dan selamat penting untuk disampaikan kepada keluarga, dan orang orang disekitar.
Tampilkan postingan dengan label Haji 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji 2016. Tampilkan semua postingan
Senin, September 19, 2016
KKP Banda Aceh
Berita, Haji 2016
Senin (19/9), sebanyak 389 jemaah haji Kloter
pertama Embarkasi Banda Aceh tiba Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Kloter BTJ 01 ini terdiri dari 384 jemaah haji dan 5 petugas haji dari Kemenkes dan
Kemenag. Kepulangan jemaah dengan Pesawat Garuda GA-2201 tersebut disambut
langsung oleh Kepala KKP Kelas III Banda Aceh, dr.Rahmat Suryadi, MPH
pukul 18.35 WIB di Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda.
Pada kesempatan
tersebut Kepala KKP Kelas III Banda Aceh bersama Kakanmenag Aceh bersama Unsur Muspida
Aceh menyampaikan selamat datang kembali di Tanah Air kepada jamaah haji yang telah tiba
serta mengucapkan belasungkawa kepada para jemaah haji yang wafat di Tanah
Suci. Berdasarkan data Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI, jemaah haji Embarkasi Haji Aceh yang
wafat di Arab Saudi sampai tanggal 19 September pukul 17.00 WIB sebanyak 10
orang.
Pada kesempatan itu petugas
Karantina Kesehatan Embarkasi Haji Banda Aceh kembali mengingatkan para jemaah
haji seperti arahan Menkes RI untuk tetap memperhatikan hal-hal
yang penting seperti :
Senin, September 05, 2016
KKP Banda Aceh
Berita, Haji 2016
Kloter 9 Embarkasi Banda Aceh
(BTJ-09) akhirnya dilepas keberangkatannya oleh Ketua Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh Drs HM Daud Pakeh pada hari senin 5
september 2016.
Pada kesempatan itu juga dihadiri
oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas III Banda Aceh, dr. Rahmat
Suryadi, MPH dan para Kakankemenag (Kasi
PHU) dari daerah yang jamaahnya masuk kloter penutup. Kloter akhir jamaah
Gelombang II itu, langsung menuju ke Bandara Internasional King Abdul Aziz,
Jeddah dan dijadwalkan mendarat sebelum tengah malam (usai 'isya) Waktu
Arab Saudi/WAS.
Adapun Jumlah jamaah kloter
gabungan ini terdiri atas 70 jamaah (28 laki-laki dan 42 perempuan). Dalam
manifes, Tamu Allah itu isi seat 320, sampai manifes 389. Kloter 9 ini
diisi oleh jamaah yang berasal dari 13 kabupaten/kota dan berangkat dengan
menggunakan pesawat transit di Bandara Sultan Iskandar Muda bersama jamaah asal
Embarkasi Ujung Pandang (UPG), jamaah asal Embarkasi Jakarta (JKS) dan jamaah
asal Embarkasi Lombok (LOP).
Sebelumnya, sebanyak 70 jamaah
asal 13 Kabupaten/Kota itu yang tergabung dalam kloter terakhir Embarkasi Banda Aceh (BTJ), tiba di Asrama Haji Aceh, Ahad (4/9). Jamaah
terbanyak yang tergabung dalam Kloter Gabungan, yang masuk pukul 15.00 WIB itu
berasal dari Kabupaten Bireuen yaitu 22 jamaah. Selebihnya dari Bener Meriah 10
jamaah, Abdya 4 jamaah, Aceh Besar 7 jamaah, Aceh Timur 5 jamaah, Aceh Tengah 7
jamaah, Aceh Tenggara 2 jamaah, Gayo Lues 2 jamaah, Nagan Raya 2 jamaah, Aceh
Barat 3 jamaah, Aceh Timur 5 jamaah, Kota Lhokseumawe bawa 2 jamaah, Aceh Jaya
2, dan Pidie Jaya 2 jamaah (yang dikabarkan ada keliru foto di administrasi
visa dulu). Semua jamaah tersebut
langsung diperiksa kesehatannya oleh Tim Karantina Kesehatan KKP Kelas III
Banda Aceh.
Langganan:
Postingan (Atom)














